Denganmengonsumsi bubur kacang hijau, maka bekas cacar dan jerawat dapat hilang. Hal ini disebabkan kandungan kolagen pada bubur kacang hijau dan fitoestrogen yang berkhasiat menunda penuaan. Baik untuk ibu hamil; Kacang hijau juga mengandung vitamin B12, B2, asam folat, kalsium, fosfor, lemak tak jenuh, dan protein yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Ada begitu banyak manfaat kacang merah bagi kesehatan. Selain menurunkan berat badan, kacang yang bentuknya menyerupai ginjal ini juga baik untuk penderita diabetes. Tak hanya itu, masih banyak manfaat lain yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi kacang merah. Di balik ukurannya yang kecil, kacang merah mengandung beragam nutrisi yang melimpah dan baik untuk kesehatan tubuh. Jenis kacang ini dikenal kaya protein dan sering dijadikan sebagai sumber protein rendah lemak bagi vegetarian. Selain protein, kacang merah juga mengandung beragam nutrisi yang juga tak kalah penting, misalnya karbohidrat, lemak, serat, vitamin B, folat, serta mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan zat besi. Beragam Manfaat Kacang Merah Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ada berbagai manfaat kacang merah untuk kesehatan tubuh, di antaranya 1. Menjaga kesehatan jantung Kacang merah mengandung kalium yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa manfaat kacang merah dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke. 2. Mencegah pertumbuhan sel kanker Tak hanya menjaga kesehatan jantung, kacang merah juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan salah satunya adalah kanker usus besar. Manfaat ini berasal dari kandungan serat di dalamnya yang baik untuk kesehatan usus besar. Selain serat, manfaat kacang merah untuk mencegah kanker juga berasal dari kandungan antioksidannya. 3. Mengontrol gula darah Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah memiliki indeks glikemik rendah, sehingga dapat membantu penderita diabetes tipe 2 untuk mengendalikan kadar gula darah dan efektivitas kerja insulin dalam tubuh. Namun, Anda disarankan untuk merebus kacang merah sendiri dan hindari konsumsi kacang merah kalengan karena kandungan garamnya tinggi. 4. Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil Manfaat kacang merah juga baik untuk ibu hamil karena mengandung nutrisi penting bagi kesehatan ibu dan janin, seperti protein, asam folat, dan zat besi. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan zat besi dan asam folat untuk mendukung pertumbuhan janin. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan anemia, bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, hingga depresi pascamelahirkan. 5. Menurunkan berat badan Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan tinggi serat merupakan salah satu cara menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah dapat membantu program penurunan berat badan karena kaya akan serat dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Namun, Anda tentunya juga perlu menerapkan pola makan sehat dan rajin berolahraga agar program penurunan berat badan memberikan hasil yang memuaskan. Meski baik untuk kesehatan, kacang merah bisa memicu pembentukan gas berlebih pada usus yang menyebabkan perut kembung dan terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih hati-hati saat mengolah kacang merah. Nah, berikut ini adalah beberapa cara mengolah kacang merah yang dapat Anda lakukan Rendam kacang merah minimal 4 jam sebelum dimasak dan ganti air rendaman beberapa kali. Rebus kacang merah hingga mendidih selama 45 menit hingga teksturnya lunak. Hindari menggunakan air bekas rendaman untuk merebus kacang merah. Manfaat kacang merah untuk kesehatan begitu beragam. Namun, pastikan Anda mengolahnya dengan benar agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal. Jika ingin mengetahui lebih jauh seputar manfaat kacang merah atau jumlah asupan kacang merah yang tepat dan sesuai dengan kondisi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau menggunakan fitur chat bersama dokter melalui aplikasi ALODOKTER. Jenis/ Macam-Macam Vitamin (beserta fungsi dan sumbernya) 1. Vitamin A (Retinol) - Fungsi vitamin A : untuk kesehatan kulit, kesehatan indera penglihatan, sebagai antioksidan, untuk pendukung perkembangan janin di dalam kandungan, dan untuk sistem imunitas. - Sumber vitamin A : susu, ikan, sayuran berwarna hijau dan kuning, hati, buah
beBeras merah kerap menjadi pilihan banyak orang yang sedang diet atau yang mulai beralih ke gaya hidup lebih sehat. Secara umum, nasi merah memang dianggap lebih sehat dibanding nasi putih. Sebab, nasi merah memiliki kandungan kalori yang lebih rendah, tapi memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dari nasi putih. Yuk, ketahui lebih lanjut kandungan nutrisi dan manfaat pada beras merah! Kandungan nutrisi pada beras merah Beras merah adalah biji-bijian utuh yang lebih kaya nutrisi dan serat dibanding dengan beras putih. Beras merah termasuk sumber karbohidrat yang rendah kalori, tinggi serat, bebas gluten, dan tidak mengandung lemak trans. Tiap 100 gram beras merah terdapat kandungan nutrisi, sebagai berikut Air 64 gram Energi 149 kal Protein 2,8 gram Lemak 0,4 gram Karbohidrat 32,5 gram Serat 0,3 gram Kalsium 6 mg Fosfor 63 mg Zat besi 0,8 mg Natrium 5 mg Kalium 91,4 mg Magnesium 43 mg Seng 0,9 mg Tembaga 0,20 mikrogram Vitamin B3 1,6 mg Vitamin B1 0,06 mg Selain zat gizi tersebut, beras merah mengandung antioksidan flavonoid, seperti anthocyanin antosianin apigenin, myricetin, dan quercetin. Antosianin merupakan kelompok senyawa fenolik, membuat warna merah dan ungu seperti pada kol, bawang merah, dan lainnya. 8 manfaat kesehatan dari beras merah Dengan kandungan gizi tersebut, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan dari mengonsumsi beras merah. Nah, berikut adalah beberapa manfaat beras merah yang mungkin Anda rasakan 1. Melawan radikal bebas Kandungan antosianin yang terdapat dalam beras merah termasuk ke dalam golongan antioksidan kuat. Antioksidan adalah senyawa yang mampu melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. Jika berlarut-larut, stres oksidatif dapat merusak sel dan jaringan, serta menyebabkan peradangan. Tak hanya itu, sebuah penelitian dari Jepang terbitan Asian-Australasian Journal of Animal Sciences menemukan kandungan antioksidan flavonoid pada beras merah lebih tinggi dari beras cokelat, sehingga kerjanya juga lebih efektif untuk melawan efek radikal bebas dalam tubuh. 2. Menurunkan kolesterol Salah satu kandungan pada beras merah yang memiliki manfaat untuk membantu menurunkan kolesterol adalah serat. Mengonsumsi serat dipercaya dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Sementara itu, kandungan serat pada beras merah lebih tinggi dibanding pada beras putih. Jadi, mengonsumsi beras merah setiap hari dianggap lebih efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah bila dibandingkan mengonsumsi beras putih. 3. Mencegah penyakit jantung Tingginya kadar kolesterol di dalam darah meningkatkan risiko penyakit jantung. Pasalnya, jumlah kadar kolesterol jahat LDL yang terlalu tinggi dalam darah dapat memicu terjadinya pembentukan plak pada dinding arteri. Jika sudah demikian, plak tersebut dapat menyumbat pembuluh arteri koroner dan menyebabkan serangan jantung. Oleh sebab itu, menurunkan kadar kolesterol dalam darah akan berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung. Sementara itu, mengonsumsi beras merah secara rutin dapat memberikan manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Saat kadar kolesterol jahat dalam tubuh bisa terkendali, kesehatan jantung Anda pun meningkat. Artinya, mengonsumsi beras merah juga dapat membantu mencegah Anda mengalami berbagai penyakit jantung. 4. Menurunkan kadar gula darah Terlalu banyak mengonsumsi nasi putih ternyata dapat berpengaruh terhadap kadar gula darah di dalam tubuh. Sebuah penelitian yang dalam jurnal Nutrients menyatakan, kemungkinan hal tersebut membuat sebagian masyarakat Asia mulai beralih ke nasi merah. Nasi yang terbuat dari beras merah memang memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, bila Anda bandingkan dengan nasi putih. Tak heran jika beras merah memiliki manfaat dalam membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Artinya, mengonsumsi nasi yang terbuat dari beras ini dapat membantu mengontrol diabetes. 5. Mengurangi risiko obesitas Selain membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, ternyata kandungan serat dalam beras merah memiliki khasiat untuk mengurangi risiko obesitas. Bahkan, tidak sedikit yang lebih memilih beras merah saat hendak menurunkan berat badan. Alasannya, beras merah yang memiliki kandungan serat yang lebih banyak bisa Anda bandingkan dengan beras putih. Hal ini membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Tak heran jika mengonsumsi nasi beras merah memiliki manfaat dalam mencegah risiko obesitas, hingga menurunkan berat badan. 6. Menjaga kesehatan kulit Sebuah penelitian yang dalam jurnal yang diterbitkan oleh Brazilian Society of Dermatology menyatakan, antioksidan dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Nah, beras merah merupakan pilihan yang baik jika Anda ingin mendapatkan manfaat tersebut. Nah, beras merah termasuk makanan yang kaya akan kandungan antioksidan. Untuk itu, Anda bisa beralih mengonsumsi nasi beras merah dapat membantu agar kesehatan kulit lebih terjaga. 7. Mengatasi asma Beras merah merupakan salah satu makanan yang kaya akan kandungan mineral, termasuk salah satunya adalah magnesium. Nah, mineral yang satu ini dapat bermanfaat mengatasi asma, baik untuk anak-anak hingga orang dewasa. Hal yang sama disebutkan dalam penelitian lain dalam jurnal berjudul Asia Pasific Allergy pada tahun 2012 lalu. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya. 8. Menjaga kesehatan tulang Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Nutrients pada tahun 2017, magnesium kemungkinan memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tulang. Sementara itu, kekurangan magnesium dapat menyebabkan Anda mengalami osteoporosis hingga rendahnya kepadatan tulang saat memasuki usia lanjut. Mengingat beras merah kaya akan kandungan magnesiumnya, makanan ini juga bisa membantu mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada tulang. Bahkan, mengonsumsi nasi beras merah juga dapat meredakan berbagai gangguan sendi yang Anda alami.
Selainmenggunakan kacang merah dan kacang hijau, Anda juga bisa menambahkan beberapa jenis biji-bijian seperti beras merah dan hitam. Pengganti nasi putih ini mengandung selenium yang juga baik untuk memicu produksi dari hemoglobin di dalam darah. Penyebab kadar hemoglobin turun. Normalnya pria memiliki hemoglobin sekitar 14 gr/dl darah.
Tak bisa dipungkiri bahwa kacang-kacangan termasuk bahan makanan yang paling bergizi. Di balik ukurannya yang mungil, tiap jenis kacang-kacangan menyimpan protein, karbohidrat, dan berbagai zat gizi lainnya yang bermanfaat. Asal-usul beragam jenis kacang-kacangan Kacang-kacangan umumnya merupakan biji buah dari suatu tumbuhan. Biji yang kering ini terselubungi oleh cangkang keras yang tidak pecah saat buah matang. Jadi, Anda perlu membuka atau memecahkan cangkang tersebut untuk mengeluarkan intinya. Kacang sejati nut berbeda dengan kacang-kacangan dalam golongan legum legume. Tidak seperti kacang sejati yang tumbuh sebagai biji, legum merupakan keluarga dari tumbuhan yang menghasilkan kantong berisi benih di dalamnya. Keluarga legum terbagi lagi menjadi beberapa macam yaitu kacang lentil miju-miju, kacang polong pea, polong-polongan bean, dan kacang tanah peanut. Setiap jenis legum biasanya memiliki tampilan, rasa, kandungan gizi, dan kegunaan yang berbeda. Di bawah ini berbagai jenis kacang-kacangan dan contohnya. Kacang sejati mete, pistachio, kenari, almond, pecan, hazelnut, chestnut, pinus, macadamia, dan kacang brazil. Legum lentil, kacang polong, kacang kedelai, kacang hijau, kacang arab, kacang kapri, dan kacang tanah. Polong-polongan beans kacang merah, kacang hitam, kacang pinto, dan kacang navy. Uniknya, “kacang” tanah justru bukanlah kacang sejati, melainkan legum seperti halnya kacang polong. Selain itu, almond yang selama ini dikenal sebagai kacang ternyata juga sejenis buah dengan biji yang diselubungi cangkang dan bisa dimakan. Terlepas dari perbedaan yang ada, semua jenis kacang-kacangan memiliki kemiripan dalam kandungan gizinya. Bahan pangan ini kaya lemak menyehatkan, serat, dan protein. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin dan mineral, khususnya vitamin E. Manfaat makan kacang bagi kesehatan Berbagai penelitian menunjukkan bahwa makan kacang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pasalnya, makanan ini mengandung lemak menyehatkan, vitamin, mineral, serat, dan fitonutrien zat kimia alami pada tumbuhan yang bersifat antioksidan. Secara umum, di bawah ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi kacang-kacangan. Menjadi sumber zat gizi bagi tubuh. Membantu mempertahankan berat badan ideal. Membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Mengurangi peradangan dalam tubuh. Menyehatkan bakteri usus dan melancarkan pencernaan. Jenis kacang-kacangan paling sehat Di bawah ini berbagai jenis kacang yang paling menyehatkan bagi tubuh. 1. Kacang arab Kacang arab, atau kacang garbanzo, merupakan kacang yang tinggi kandungan serat dan protein. Berkat kedua zat gizi tersebut, para ahli bahkan mengungkapkan bahwa kacang arab bisa memberikan manfaat yang sama dengan daging merah. Kacang arab memiliki potensi untuk menjaga berat badan, mengontrol gula darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Ini karena kacang arab terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. 2. Lentil Salah satu jenis kacang-kacangan yang baik dikonsumsi para vegetarian ialah lentil/kacang lentil. Selain mengandung protein, lentil juga kaya akan vitamin B kompleks, magnesium, dan kalium sehingga bisa menjadi alternatif dari produk-produk hewani. Seperti kacang arab, lentil juga dapat membantu menurunkan gula darah. Beberapa studi menunjukkan bahwa proses pencernaan lentil yang cenderung lambat mencegah lonjakan gula darah secara drastis. 3. Kacang polong Seperti kacang-kacangan pada umumnya, kacang polong merupakan sumber serat dan protein yang baik. Bahkan, kini sudah banyak beredar di pasaran jenis suplemen yang mengandung kacang polong dengan segudang manfaatnya untuk kesehatan. Selain itu, kandungan serat dari kacang polong juga menjadi sumber makanan untuk bakteri usus. Apabila bakteri usus berada dalam kondisi sehat, fungsi pencernaan dan buang air besar Anda pun akan menjadi lancar. 4. Kacang merah Anda mungkin sudah tak asing dengan jenis kacang-kacangan yang satu ini. Sebagai salah satu jenis kacang yang paling umum dikonsumsi, kacang merah menyumbangkan serat, protein, vitamin B1 dan B9, serta mineral. Makanan tinggi serat seperti kacang merah sangat efektif untuk mengontrol gula darah. Pada sebuah penelitian dalam Nutrition Journal, makan kacang merah bahkan terbukti menurunkan gula darah pada penderita diabetes. 5. Almond Kacang almond merupakan sumber energi, protein, karbohidrat, dan lemak. Kendati tinggi lemak, sebagian besar lemak pada kacang ini tergolong menyehatkan. Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan kandungan lemak ini bisa menurunkan kolesterol jahat. Konsumsi almond bersama pola makan rendah kalori juga membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah pada orang dengan obesitas. Bagi penderita diabetes, makan almond bisa membantu mengurangi peradangan dan menurunkan gula darah. 6. Kenari Kenari merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang paling banyak mengandung lemak. Namun, sebagian besar lemak pada kenari terdiri atas asam lemak omega-3. Lemak ini membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Uniknya lagi, sebuah penelitian pada 2012 mengungkapkan bahwa makan kacang kenari dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Hal ini menandakan bahwa kacang kenari memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan otak. 7. Kacang mete Masih berkerabat dengan almon dan kenari, kacang mete tinggi kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, kacang mete juga mengandung fitonutrien yang berperan sebagai antioksidan, seperti polifenol dan karotenoid. Banyak studi menunjukkan manfaat kacang mete dalam mengurangi gejala sindrom metabolik, yakni sekumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini mungkin berkaitan dengan fungsi antioksidan dalam mengurangi risiko penyakit kronis. 8. Kacang kedelai Satu lagi jenis kacang-kacangan yang paling banyak dikonsumsi yakni kacang kedelai. Selain dikonsumsi dalam bentuk kacang, kedelai juga umum diolah menjadi tahu, susu kedelai, tempe, dan tauco. Kacang kedelai kaya akan isoflavon, yaitu zat antioksidan yang juga memiliki cara kerja seperti hormon estrogen. Konsumsi isoflavon diyakini dapat menurunkan risiko penyakit kanker, mengontrol tekanan darah, dan mencegah osteoporosis akibat menopause. 9. Pistachio Jika Anda mencari makanan sumber antioksidan, cobalah kacang pistachio. Kacang ini mengandung banyak sekali antioksidan dalam bentuk vitamin E, karotenoid, polifenol, dan zeaxanthin yang dapat melindungi sel tubuh Anda dari kerusakan. Seperti almon, kacang pistachio juga kaya akan lemak nabati yang bermanfaat. Lemak pada pistachio merupakan lemak tak jenuh yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengendalikan kolesterol darah. 10. Kacang tanah Menariknya, manfaat kacang tanah cukup unik dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya. Pasalnya, kacang tanah merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, protein, dan vitamin B yang baik untuk mendukung program diet sehat Anda. Sayangnya, manfaat ini akan hilang jika kacang tanah sudah diolah menjadi produk lainnya, misalnya selai kacang. Oleh sebab itu, pastikan untuk selalu membaca label informasi nilai gizi yang terletak pada kemasan produk makanan yang Anda beli. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, setiap jenis kacang-kacangan memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan. Jadi, jangan lupa masukkan bahan makanan yang satu ini ke dalam menu harian Anda.
Jikaingin mendapatkan asupan gizi yang sama dengan chia seed, Anda bisa memilih produk lokal yang lebih terjangkau, dengan kandungan gizi yang sama. Foto: iStock. "Kacang merah bisa jadi pengganti chia seed karena mengandung protein dan asam lemak. Selain itu kacang hijau dan wijen juga tinggi akan asam lemak essensial," tutur Rita. Toko Beras Merah Organik dengan harga grosir, eceran dan curah di yogyakarta, jakarta, bandung, medan, lampung, surabaya, semarang, solo, salatiga, pati, tulungagung, malang, denpasar, bontang, makassar, ambon, balikpapan, banjarmasin dan seluruh indonesia.
KayaVitamin Kacang hijau mengandung asam folat sebesar 159 µg/100 gr dan vitamin B1 sebesar 0,2 mg/100 gr. Tidak hanya itu, kacang hijau juga dilengkapi dengan riboflavin, B6, asam pantothenat, serta niasin, yang berguna membantu fungsi metabolisme dan organ tubuh. Sumber Mineral Kacang hijau kaya akan mineral.
- Beras merupakan biji-bijian sumber karbohidrat yang dikonsumsi orang di seluruh dunia. Makanan ini adalah hidangan pokok bagi banyak orang, terutama yang tinggal di tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, dan juga warna. Dan yang paling populer di antara semuanya adalah beras putih dan beras merah. Konon, beras merah memiliki manfaat yang lebih banyak dibanding beras putih. Benarkah demikian? Baca juga Perbandingan Telur Ayam vs Telur Bebek, dari Nutrisi hingga Manfaat Dilansir Healthline, semua beras hampir seluruhnya terdiri dari karbohidrat dengan sedikit protein dan tanpa lemak. Lapisan luar beras merah atau kulitnya mengandung banyak serat, bagian inti kaya akan nutrisi yang disebut germ, dan lapisan tengah yang bertepung disebut endosperma yang kaya karbohidrat. Sebaliknya beras putih tidak memiliki serat kulit padi dan bibit, di mana keduanya adalah bagian biji-bijian paling bergizi. Hal ini membuat beras putih memiliki lebih sedikit nutrisi dibanding beras merah. Itulah sebabnya, beras merah dianggap lebih sehat dibanding beras putih. Beras merah lebih tinggi serat, vitamin, dan mineral Beras meras memiliki lebih banyak keunggulan dibanding beras putih, dalam hal kandungan gizi. Beras merah memiliki lebih banyak serat dan antioksidan, serta lebih banyak vitamin dan mineral beras putih sebagian besar terdiri dari sumber kalori dan karbohidrat, dengan sedikit nutrisi penting. Sebagai perbandingan, 100 gram 3,5 ons nasi merah mengandung 1,8 gram serat. Sementara 100 gram nasi putih mengandung 0,4 gram serat. Daftar di bawah ini menunjukkan perbandingan vitamin dan mineral lain dari beras merah vs beras putih per 100 gram. Healthline Nutrisi beras merah vs beras putih Beras merah mengandung antinutrien dan lebih tinggi arsenik Antinutrien adalah senyawa tanaman yang dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi tertentu. Beras merah mengandung antinutrien yang dikenal sebagai asam fitat atau fitat. Namun, beras merah kemungkinan juga mengandung arsenik yang lebih tinggi, bahan kimia beracun. Asam fitat Asam fitat menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Namun, asam fitat juga mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dan seng dari makanan. Dalam jangka panjang, mengonsumsi asam fitat dengan sebagian besar makanan dapat menyebabkan kekurangan mineral. Namun hal ini sangat tidak mungkin terjadi pada orang yang mengonsumsi makanan bervariasi. Arserik
Sifatanti inflamasi yang dimilikinya bisa sangat bermanfaat untuk menstabilkan suhu tubuh, mengendalikan rasa haus, dan banyak manfaat lainnya. 5. Memiliki Kadar Antioksidan Tinggi. Kandungan antioksidan yang tinggi (fenolik, flavonoid, asam caffeic, asam sinamat) dapat menetralkan molekul yang berpotensi mengancam kesehatan tubuh (radikal
Beras merah cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Biasanya, mereka yang memakan beras ini sedang menjalankan program diet atau tengah menerapkan gaya hidup sehat. Dibandingkan beras putih, beras dengan warna merah ini memang memiliki kalori lebih rendah. Kandungan nutrisi di dalam beras jenis ini juga cukup tinggi. Maka dari itu, manfaat beras sangatlah beragam. Apa saja manfaatnya dan bagaimana cara memasaknya? Kandungan Nutrisi Pada Beras Merah Menurut penjelasan di Pasundan Food Techonology Journal, beras merah merupakan beras tumbuk yang bagian sekamnya dipisahkan. Beras ini mengandung gen yang bisa memproduksi antosianin yang bermanfaat sebagai antioksidan, anti kanker, dan anti glikemik yang tinggi. Sementara itu, pada laman diketahui dalam 100 gram beras merah terdapat beberapa nutrisi seperti 64 gram air, 149 kalori energi, 2,8 gram protein, 0,4 gram lemak, 32,5 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, dan 6 mg kalsium. Juga terkandung 63 mg fosfor, 0,8 mg zat besi, 5 mg natrium, 91,4 mg kalium, 43 mg magnesium, 0,9 mg seng, 0,20 mikrogram tembaga, 1,6 mg vitamin B3, dan 0,06 mg vitamin B1. Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan Melihat dari banyaknya kandungan nutrisi di dalam beras merah, tah heran jika manfaat beras merah ini sangat banyak. Adapun manfaat-manfaat beras berwarna merah untuk kesehatan sebagai berikut 1. Menangkal Radikal Bebas Beras merah dapat menangkal radikal bebas karena mengandung antioksidan. Bahkan menurut Asian Australasian Journal of Animal Sciences memiliki kandungan antioksidan flavonoid beras merah lebih tinggi dibandingkan denga beras cokelat. Kandungan antioksidan tinggi inilah yang membuat beras warna merah lebih efektif untuk melawan radikal bebas. 2. Mengurangi Kadar Kolesterol Kolesterol di dalam tubuh jika terlalu tinggi bisa mengganggu kesehatan. Maka dari itu, kadar kolesterol harus diturunkan agar terus dalam kondisi normal. Untuk menurunkan kolesterol jahat bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat. Beras merah merupakan sumber serat yang bisa dikonsumsi setiap hari. 3. Mencegah Risiko Penyakit Jantung Dalam juga dijelaskan bahwa beras merah bermanfaat untuk mencegah risiko penyakit jantung. Hal ini disebebkan beras warna merah memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol yang menjadi salah satu pemicu penyakit jantung. 4. Mencegah Diabetes Penyakit diabetes disebabkan oleh kadar gula di dalam darah yang meningkat. Upaya pencegahannya bisa dengan mengkonsumsi makanan rendah gula. Beras merah merupakan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Indeks ini merupakan skor atau angka untuk menentukan tingkat kecepatan makanan berubah menjadi gula darah. 5. Baik untuk Kesehatan Tulang Kandungan mineral terutama magnesium di beras merah juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang. Hal ini sesuai penjelasan dalam jurnal Nutrients pada 2017. Jika tubuh hanya mendapatkan magnesium dalam jumlah yang sedikit, risiko mengalami osteoporisis lebih tinggi. Selain bisa mencegah osteoporisis, magnesium di beras merah bisa mengatasi gangguan tulang dan sendi lainnya. 6. Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit Sebagaimana tercantum dalam jurnal yang diterbitkan Brazilian Society of Dermatology, beras merah yang kaya akan antioksidan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit. Kulit yang sehat akan membuat penampilan terlihat lebih segar dan cantik. 7. Melancarkan Saluran Pencernaan Dikutip pada laman nasi merah juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan organ pencernaan seperti mencegah sembelit dan menjaga agar bakteri baik di dalam usus tetap terawat. Kandungan serat dan karbohidrat kompleks yang cukup tinggi membuat makanan sehat satu ini bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan. 8. Mencegah Risiko Kanker Masih mengutip dari manfaat beras merah organik selanjutnya yakni dapat menjadi cara untuk mencegah risiko kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi membuat makanan ini bisa mencegah kerusakan pada sel tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas. Manfaat Beras Merah untuk Diet Manfaat beras merah organik lainnya yakni membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Dilansir dari laman beras merah bisa memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan magnesium dan mineral lainnya baik untuk kesehatan. Makanan sehat ini juga bisa menyeimbangkan gula darah dan insulin. Penjelasan lainnya mengenai manfaat beras merah untuk diet juga dijelaskan dalam laman yang menyebutkan bahwa kandungan serat di dalam beras warna merah ini yang berperan untuk menjaga rasa kenyang lebih lama. Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk menurunkan berat badan dengan konsumsi beras merah. 1. Menu Sarapan Nasi merah bisa dikonsumsi saat sarapan untuk bekal energi selama aktivitas satu hari. Dalam menu sarapan anda bisa menambahkan sayuran hijau seperti brokoli sebagai menu pendamping. Tambahkan juga konsumsi buah untuk meningkatkan vitamin dan nutrisi di dalam tubuh. 2. Makan Siang Saat makan siang, anda juga bisa konsumsi nasi merah dengan tambahan lauk yang tinggi protein seperti dada, ikan, dan telur. Selain itu, anda juga harus menambahkan sayuran hijau dan buah untuk menambah nutrisi. 3. Makan Malam Saat makan malam, anda bisa mengkonsumsi nasi merah dengan tambahan lauk seperti ikan salmon, sayur bayam, tahu dan lauk sehat laonnya. Selain menu, porsi makan malam juga harus diperhatikan, pastikan tidak terlalu banyak konsumsi kerbohidrat. Maka dari itu, untuk porsi nasi merah saat makan malam cukup setengah porsi saja. Agar berat badan cepat turun, selain menggunakan manfaat beras merah untuk diet anda juga harus imbangi dengan olahraga yang rutin dan pola istirahat yang cukup. Dengan demikian, berat badan ideal lebih cepat didapatkan. Manfaat Beras Merah untuk Asam Lambung Asam lambung menjadi salah satu masalah kesehatan pada saluran pencernaan yang banyak dikeluhkan. Saat ini sudah banyak obat yang dipercaya bisa menyembuhkan masalah penyakit lambung. Upaya untuk menyembuhkan penyakit ini bisa dilakukan dengan konsumsi makanan yang sehat. Menurut nasi merah menjadi salah satu rekomendasi makanan untuk penderita penyakit asam lambung. Makanan ini mengandung karbohidrat kompleks yang ringan untuk dicerna tubuh. Penjelasan lain mengenai manfaat beras merah untuk asam lambung juga dijelaskan dalam yang menyebutkan bahwa makanan dengan kandungan serat tinggi baik untuk dikonsumsi saat sakit maag. Beras merah menjadi salah satu makanan dengan sumber serat yang tinggi. Selain mengkonsumsi makanan sehat, ada juga tips untuk mengatasi maag agar cepat sembuh. Dikutip dari laman berikut ini tipsnya. 1. Atur Porsi Makan Saat asam lambung sedang naik, sebaiknya porsi makan jangan terlalu banyak lebih baik konsumsi makanan dalam porsi yang sedikit namun sering. Jika makan terlalu banyak, maka produksi asam di dalam lambung juga akan ikut meningkat. Terlalu banyak asam di dalam lambung inilah yang bisa menyebabkan iritasi. 2. Tidak Boleh Makan Sebelum Tidur Tips sehat selanjutnya yakni jangan makan sebelum tidur. Pastikan makan minimal tiga jam sebelum tidur. Hal ini agar makanan dapat dicerna dengan baik dan refluks asam lambung bisa dicegah. 3. Hindari Makanan yang Digoreng Makanan yang digoreng akan lebih sulit untuk dicerna. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah asam lambung sebaiknya makanan yang dikonsumsi diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang. 4. Perbanyak Makanan Sehat Selain beras merah, beberapa makanan sehat lainnya juga sangat dianjurkan dikonsumsi saat penyakit asam lambung sedang kambuh. Beberapa makanan sehat antara lain sayuran hijau, makanan berprotein tinggi, dan buah-buahan. Cara Memasak Beras Merah yang Enak Untuk mengolah beras merah sebenarnya tidak berbeda jauh dengan beras pada umumnya. Hanya saja beras merah memiliki rasa yang lebih hambar dibandingkan dengan beras putih. Ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk memasak beras merah agar rasanya tetap nikmat dan nilai gizinya tidak hilang. Seperti yang dijelaskan dalam cara memasak beras merah sebagai berikut 1. Simpan Beras dalam Kulkas Beras merah yang disimpan di dalam kulkas ternyata bisa meningkatkan nilai rasa dari beras ini. Anda bisa menyimpan beras dalam tempat tertutup dan kedap udara. Lalu simpan dalam lemari pendingin. 2. Jangan Menyimpan Beras Terlalu Lama Beras merah tidak baik disimpan terlalu lama sebab penyimpanan yang terlalu lama bisa mengurangi kandungan minyak yang ada di dalam beras. Jika minyak berkurang, maka rasa beras merah akan terasa pahit. 3. Rendam Beras Sebelum Dimasak Cara memasak beras merah dianjurkan dengan dilakukan perendaman terlebih dahulu. Anda bisa merendam beras di dalam air sekitar 30 menit agar nantinya nasi merah menjadi lebih empuk. Air yang digunakan untuk merendam tidak perlu terlalu banyak cukup 4 gelas air untuk 1 gelas beras. 4. Panggang Beras Merah Selain direndam, tips untuk mendapatkan rasa beras yang enak selanjutnya yakni dengan cara memanggang beras merah terlebih dahulu. Anda bisa memanaskan diatas wajah dengan tambahan sedikit minyak zaitun. Lalu tambahkan air hingga beras mengeluarkan aroma yang harum. 5. Setelah Matang Jangan Langsung Disajikan Setelah beras merah matang, sebaiknya jangan langsung dimakan. Diamkan beras merah sekitar 10 menit atau sampai uap air hilang. Dengan cara ini, nasi akan menjadi lebih ringan dan mengembang dengan sempurna. Itulah beberapa manfaat beras merah untuk kesehatan berserta tips untuk mengolahnya agar menjadi makanan yang enak. Beraspun mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang baik bagi tubuh. Sementara beras itu sendiri terdapat banyak jenisnya dan memiliki kandungan zat gizi maupun rasa yang berbeda-beda. Berikut 5 jenis beras yang ada di Indonesia. 1. Beras putih. Pasti sudah nggak asing lagi dengan beras putih. Ya.
Halodoc, Jakarta – Beras, terutama beras putih, adalah salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Umumnya, beras sering diubah menjadi nasi untuk disandingkan dengan berbagai macam lauk. Bukan hanya di Indonesia saja, rata-rata masyarakat di Asia juga mengonsumsi nasi putih sebagai makanan pokoknya. Walaupun selama ini beras putih adalah jenis beras yang paling banyak dikonsumsi. Nyatanya, masih banyak jenis beras lain yang kandungannya tak kalah sehat dari beras putih. Berikut adalah jenis-jenis beras serta kandungan vitaminnya yang perlu kamu ketahuiBaca juga Kenalan dengan 7 Jenis Beras dan Manfaatnya1. Beras PutihJika dibandingkan dengan jenis beras lainnya, beras putih telah melalui banyak proses untuk menghilangkan sekam, dedak, dan kuman. Proses ini bertujuan agar beras putih punya umur simpan lebih lama. Meski begitu, proses ini justru menghilangkan sebagian nutrisi dan senyawa bermanfaat yang ditemukan dalam dedak dan beras puting cenderung rendah serat, protein, antioksidan, dan vitamin serta mineral tertentu. Karena rendahnya jumlah serat, beras putih kurang mengenyangkan dan mampu meningkatkan gula darah dalam tubuh. 2. Beras CokelatBeras cokelat adalah jenis biji-bijian yang memiliki kulit pelindung luar yang disebut sekam. Tidak seperti beras putih, jenis beras ini masih mengandung lapisan dedak dan kuman, sehingga kandungan nutrisinya masih terjaga. Dedak dalam beras cokelat mengandung antioksidan flavonoid apigenin, quercetin, dan luteolin. Senyawa-senyawa ini berperan penting dalam pencegahan penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker tertentu .Beras coklat juga memiliki serat sekitar tiga kali lebih banyak dan lebih tinggi protein daripada beras putih. Serat dan protein ini bekerja untuk menahan rasa kenyang lebih lama, sehingga beras ini mungkin cocok kamu konsumsi saat menjalani diet. Terlebih lagi, beras coklat dapat membantu mengatur gula darah dan insulin, sehingga mampu menurunkan risiko terserang penyakit diabetes tipe juga Kenali 6 Makanan Sehat Kekinian yang Lezat dan Bergizi3. Beras HitamBeras hitam memiliki warna hitam pekat yang bisa berubah menjadi ungu saat dimasak. Melansir dari Healthline, beras hitam adalah jenis beras yang mengandung antioksidan tertinggi dari semua jenis beras lainnya. Antioksidan adalah senyawa yang melindungi sel dari radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif. Stres oksidatif telah dikaitkan dengan perkembangan kondisi kronis, seperti penyakit jantung, kanker tertentu, dan penurunan hitam sangat kaya antosianin, sekelompok pigmen tanaman flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat. Antosianin telah terbukti memiliki sifat antikanker yang cukup Beras MerahJika dibandingkan dengan beras cokelat dan beras hitam, kamu mungkin juga sudah tidak asing dengan beras merah. Beras yang satu ini sering sekali digunakan pada orang-orang yang sedang fokus menjalani diet. Alasan kenapa beras ini sering dikonsumsi selama diet adalah karena kandungan nutrisi dan senyawa tanaman yang merah mengandung tinggi serat dan tinggi protein daripada beras putih, tetapi salah satu manfaat yang paling menonjol adalah kandungan antioksidannya. Seperti beras hitam, beras ini juga dikemas dengan antioksidan flavonoid, seperti antosianin apigenin, myricetin, dan quercetin. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, antioksidan mampu melawan radikal bebas secara signifikan. Flavonoid dalam beras merah mampu membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, menjaga kadar radikal bebas dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe juga Bukan Instan, Ini Makanan Sehat yang Tahan LamaKalau kamu punya risiko mengidap diabetes tipe 2, kamu mungkin tertarik untuk mencoba jenis beras lain selain beras putih. Nah, bagi kamu yang berencana diet, kamu juga bisa mencoba beras cokelat atau hitam yang tak kalah sehat dari beras merah. Bila kamu punya pertanyaan lain seputar gizi makanan, hubungi ahli gizi lewat aplikasi Halodoc saja. Melalui aplikasi ini, kamu bisa menghubungi ahli gizi kapan dan di mana saja via Chat atau Voice/Video Diakses pada 2020. What Is the Healthiest Type of Rice?.
Padabagian kulit biji kacang hijau mengandung mineral antara lain fosfor (P), kalsium (Ca), dan besi (Fe). Kotiledon banyak mengandung pati dan serat, sedangkan lembaga merupakan sumber protein dan lemak. Dalam perdagangan di Indonesia hanya dikenal dua macam mutu, yaitu kacang hijau biji besar dan biji kecil. Kacang hijau biji besar digunakan
gLWUl.
  • 2npb6beaih.pages.dev/197
  • 2npb6beaih.pages.dev/298
  • 2npb6beaih.pages.dev/102
  • 2npb6beaih.pages.dev/286
  • 2npb6beaih.pages.dev/84
  • 2npb6beaih.pages.dev/370
  • 2npb6beaih.pages.dev/381
  • 2npb6beaih.pages.dev/321
  • kacang hijau beras merah dan beras tumbuk banyak mengandung vitamin